-Jadwal kegiataN ku-
^Senin :
06.00 :Bangun Tidur
06.30 :Pergi Sekolah
07.00 :Upacara Bendera
07.45 :Belajar
13.30 :Pulang Sekolah dan Makan siang
14.00 :Les Sore
15.30 :Pulang Les sore
16.00 :Tiba di rumah
17.00 :Bersihkan Rumah
18.00 :Mandi
18.30 :Makan Malam dan Nonton TV
20.00 :Belajar/Mengerjakan PR
22.00 :Tidur
^Selasa :
05.30 :Bangun Tidur
06.30 :Pergi Sekolah
06.45 :Senam Pagi
07.00 :Belajar
13.30 :Pulang sekolah dan Makan siang
14.00 :Les sore
15.30 :Pulang Les sore
16.00 :Tiba di rumah
16.30 :Bersihkan rumah
18.00 :Mandi
18.30 :Makan Malam dan nonton TV
20.00 :Belajar
22.00 :Tidur
^Rabu :
06.00 :Bangun Tidur
06.30 :Pergi sekolah
06.45 :Senam Pagi
07.00 :Belajar
13.30 :Pulang sekolah dan Makan siang
14.00 :Les Sore
15.30 :Pulang Les Sore
16.00 :Eskul
18.00 :Pulang Eskul
20.00 :Belajar
22.00 :Tidur
^Kamis :
06.30 :Bangun Pagi
06.30 :Pergi Sekolah
06.45 :Senam Pagi
07.00 :Belajar
13.00 :Pulang Sekolah dan Makan siang
14.00 :Les Sore
15.30 :Pulang Les Sore
16.00 :Tiba dirumah
18.30 :Mandi dan Nonton TV
21.00 :Belajar
22.30 :Tidur
^Jumat :
06.00 :Bangun Pagi
06.30 :Pergi Sekolah
06.45 :Senam Pagi
07.00 :Belajar
11.00 :Pulang Sekolah dan Pulang kerumah
13.30 :Pergi Les Sore
14.00 :Les Sore
15.30 :Pulang Les Sore
16.00 :Tiba dirumah
18.00 :Mandi
19.00 :Belajar
20.30 :Tidur
^Sabtu:
06.00 :Bangun Tidur
06.25 :Pergi Sekolah
06.45 :Senam Pagi
07.00 :Belajar
12.45 :Pulang sekolah dan makan siang
14.00 :Les Sore
15.30 :Pulang Les Sore
15.00 :Tiba dirumah
15.00 :Mandi
23.00 :Tidur
^Minggu
08.00 :Bangun Tidur
10.00 :Gereja
12.00 :Pulang Gereja
15.00 :Jalan-jalan
19.00 :Mandi
21.00 :Belajar
23.00 :Tidur
hartiNi ..sitompuL
Selasa, 19 Oktober 2010
Lomba 17-an
Dalam rangka menyambut 17 agustus hari yang paling bersejarah bagi bangsa Indonesia.
Sekolah SMAN1 mulai mengadakan beberapa lomba yaitu lomba tarik tambang putri, futsal putra, mak-over, arensemen lagu dll..Lomba yang paling menarik menurut saya adalah tarik tambang putrid. Kami tidak mendapat juara lagipula badan orang-orang yang ikut dari kelas kami kurus-kurus. Jadinya kalahlah.Beberapa diantara teman saya badan mereka luka-luka karena terlalu bersemangat mempertahankan tali. Kami gak peduli menang atau kalahnya. Yang paling penting yaitu kebersamaan dan keceriaan.
Sekolah SMAN1 mulai mengadakan beberapa lomba yaitu lomba tarik tambang putri, futsal putra, mak-over, arensemen lagu dll..Lomba yang paling menarik menurut saya adalah tarik tambang putrid. Kami tidak mendapat juara lagipula badan orang-orang yang ikut dari kelas kami kurus-kurus. Jadinya kalahlah.Beberapa diantara teman saya badan mereka luka-luka karena terlalu bersemangat mempertahankan tali. Kami gak peduli menang atau kalahnya. Yang paling penting yaitu kebersamaan dan keceriaan.
sistem saraf..
PETA SISTEM SARAF MANUSIA
A. Sistem Saraf pada Manusia
Sistem saraf merupakan salah satu sistem koordinasi yang bertugas menyampaikan rangsangan dari reseptor untuk dideteksi dan direspon oleh tubuh. Sistem saraf memungkinkan makhluk hidup tanggap dengan cepat terhadap perubahan-perubahan yang terjadi di lingkungan luar maupun dalam.
Untuk menanggapi rangsangan, ada tiga komponen yang harus dimiliki oleh sistem saraf,
yaitu:
•
Reseptor, adalah alat penerima rangsangan atau impuls. Pada tubuh kita yang bertindak
sebagai reseptor adalah organ indera.
•
Penghantar impuls, dilakukan oleh saraf itu sendiri. Saraf tersusun dari berkas serabut
penghubung (akson). Pada serabut penghubung terdapat sel-sel khusus yang
memanjang dan meluas. Sel saraf disebut neuron.
•
Efektor, adalah bagian yang menanggapi rangsangan yang telah diantarkan oleh penghantar
impuls. Efektor yang paling penting pada manusia adalah otot dan kelenjar.
1. Sel Saraf (Neuron)
Sistem saraf terdiri atas sel-sel saraf yang disebut neuron. Neuron bergabung membentuk suatu jaringan untuk mengantarkan impuls (rangsangan). Satu sel saraf tersusun dari badan sel, dendrit, dan akson.
a. Badan sel
Badan sel saraf merupakan bagian yang paling besar dari sel saraf Badan sel berfungsi untuk menerima rangsangan dari dendrit dan meneruskannya ke akson. Pada badan sel saraf terdapat inti sel, sitoplasma, mitokondria, sentrosom, badan golgi, lisosom, dan badan nisel. Badan nisel merupakan kumpulan retikulum endoplasma tempat transportasi sintesis protein.
b. Dendrit
Dendrit adalah serabut sel saraf pendek dan bercabang- cabang. Dendrit merupakan perluasan dari badan sel. Dendrit berfungsi untuk menerima dan mengantarkan rangsangan ke badan sel.
c. Akson
Akson disebut neurit. Neurit adalah serabut sel saraf panjang yang merupakan perjuluran sitoplasma badan sel. Di dalam neurit terdapat benang-benang halus yang disebut neurofibril. Neurofibril dibungkus oleh beberapa lapis selaput mielin yang banyak mengandung zat lemak dan berfungsi untuk mempercepat jalannya rangsangan. Selaput mielin tersebut dibungkus oleh sel- selsachwann yang akan membentuk suatu jaringan yang dapat menyediakan makanan untuk neurit dan membantu pembentukan neurit. Lapisan mielin sebelah luar disebut neurilemma yang melindungi akson dari kerusakan. Bagian neurit ada yang tidak dibungkus oleh lapisan mielin. Bagian ini disebut dengan nodus ranvier dan berfungsi mempercepat jalannya rangsangan.
Ada tiga macam sel saraf yang dikelompokkan berdasarkan struktur dan fungsinya, yaitu:
a.Sel saraf sensorik, adalah sel saraf yang berfungsi menerima rangsangan dari
reseptor yaitu alat indera.
b.Sel saraf motorik, adalah sel saraf yang berfungsi mengantarkan rangsangan ke efektor
yaitu otot dan kelenjar. Rangsangan yang diantarkan berasal atau diterima dari otak dan
sumsum tulang belakang.
c.Sel saraf penghubung, adalah sel saraf yang berfungsi menghubungkan sel saraf satu
dengan sel saraf lainnya. Sel saraf ini banyak ditemukan di otak dan sumsum tulang
belakang. Sel saraf yang dihubungkan adalah sel saraf sensorik dan sel saraf motorik.
Saraf yang satu dengan saraf lainnya saling berhubungan. Hubungan antara saraf tersebut disebut sinapsis. Sinapsis ini terletak antara dendrit dan neurit. Bentuk sinapsis seperti benjolan dengan kantung-kantung yang berisi zat kimia seperti asetilkolin (Ach) dan enzim kolinesterase. Zat-zat tersebut berperan dalam mentransfer impuls pada sinapsis.
2. Impuls
Impuls adalah rangsangan atau pesan yang diterima oleh reseptor dari lingkungan luar,
kemudian dibawa oleh neuron. Impuls dapat juga dikatakan sebagai serangkaian pulsa elektrik
yang menjalari serabut saraf. Contoh rangsangan adalah sebagai berikut.
a. Perubahan dari dingin menjadi panas.
b. Perubahan dari tidak ada tekanan pada kulit menjadi ada tekanan.
c. Berbagai macam aroma yang tercium oleh hidung.
d. Suara bising.
b. Perubahan dari tidak ada tekanan pada kulit menjadi ada tekanan.
c. Berbagai macam aroma yang tercium oleh hidung.
d. Suara bising.
f. Rasa asam, manis, asin dan pahit pada makanan.
Impuls yang diterima oleh reseptor dan disampaikan ke efektor akan menyebabkan terjadinya
gerakan atau perubahan pada efektor. Gerakan tersebut adalah sebagai berikut.
a. Gerak sadar
Gerak sadar atau gerak biasa adalah gerak yang terjadi karena disengaja atau disadari. Impuls yang menyebabkan gerakan ini disampaikan melalui jalan yang panjang. Bagannya adalah sebagai berikut.
b. Gerak refleks
Gerak refleks adalah gerak yang tidak disengaja atau tidak disadari. Impuls yang
menyebabkan gerakan ini disampaikan melalui jalan yang sangat singkat dan tidak melewati
otak. Bagannya sebagai berikut.
Contoh gerak refleks adalah sebagai berikut.
a. Terangkatnya kaki jika terinjak sesuatu
b. Gerakan menutup kelopak mata dengan cepat jika ada benda asing yang masuk ke mata.
c. Menutup hidung pada waktu mencium bau yang sangat busuk.
d. Gerakan tangan menangkap benda yang tiba-tiba terjatuh.
e. Gerakan tangan melepaskan benda yang bersuhu tinggi
d. Gerakan tangan menangkap benda yang tiba-tiba terjatuh.
e. Gerakan tangan melepaskan benda yang bersuhu tinggi
...termokimia...
Pelajaran mengenai panas reaksi dinamakan termokimia yang merupakan bagian dari cabang ilmu pengetahuan yang lebih besar yaitu termodinamika. Sebelum pembicaraan mengenai prisip termokimia ini kita lanjutkan, akan dibuat dulu definisi dari beberapa istilah. Salah satu dari istilah yang akan dipakai adalah sistim. Sistim adalah sebagian dari alam semesta yang sedang kita pelajari. Mungkin saja misalnya suatu reaksi kimia yang terjadi dalam suatu gelas kimia. Di luar sistim adalah lingkungan. Dalam menerangkan suatu sistim, kita harus memperinci sifat-sifatnya secara tepat. Diberikan suhunya, tekanan, jumlah mol dari tiap zat dan berupa cairan, padat atau gas. Setelah semua variabel ini ditentukan berarti semua sifat-sifat sistim sudah pasti, berarti kita telah menggambarkan keadaan dari sistim.
Bila perubahan terjadi pada sebuah sistim maka dikatakan bahwa sistim bergerak dari keadaan satu ke keadaan yang lain. Bila sistim diisolasi dari lingkungan sehingga tak ada panas yang dapat mengalir maka perubahan yang terjadi di dalam sistim adalah perubahan adiabatik. Selama ada perubahan adiabatik, maka suhu dari sistim akan menggeser, bila reaksinya eksotermik akan naik sedangkan bila reaksinya endotermik akan turun. Bila sistim tak diisolasi dari lingkungannya, maka panas akan mengalir antara keduanya, maka bila terjadi reaksi, suhu dari sistim dapat dibuat tetap. Perubahan yang terjadi pada temperatur tetap dinamakan perubahan isotermik. Telah dikatakan, bila terjadi reaksi eksotermik atau endotermik maka pada zat-zat kimia yang terlibat akan terjadi perubahan energi potensial. Panas reaksi yang kita ukur akan sama dengan perubahan energi potensial ini. Mulai sekarang kita akan menggunakan perubahan ini dalam beberapa kuantitas sehingga perlu ditegakkan beberapa peraturan untuk menyatakan perubahan secara umum.
Simbol Δ (huruf Yunani untuk delta) umumnya dipakai untuk menyatakan perubahan kuantitas. Misalnya perubahan suhu dapat ditulis dengan ΔT, dimana T menunjukkan temperatur. Dalam praktek biasanya dalam menunjukkan perubahan adalah dengan cara mengurangi temperatur akhir dengan temperatur mula-mula.
ΔT = Takhir – Tmula-mula
Demikian juga, perubahan energi potensial
(Ep) Δ(E.P) = EPakhir – EPawal
Dari definisi ini didapat suatu kesepakatan dalam tanda aljabar untuk perubahan eksoterm dan endoterm. Dalam perubahan eksotermik, energi potensial dari hasil reaksi lebih rendah dari energi potensial pereaksi berarti EPakhir lebih rendah dari EPmula-mula. Sehingga harga ÷EP mempunyai harga negatif. Kebalikannya dengan reaksi endoterm, dimana harga ÷EP adalah positif.
Contoh :
C(s) + O2(g) → CO2(g) + 393.5 kJ ;
ΔH = -393.5 kJ
Contoh :
CaCO3(s) → CaO(s) + CO2(g)- 178.5 kJ ; ΔH = +178.5 kJ
Bila perubahan terjadi pada sebuah sistim maka dikatakan bahwa sistim bergerak dari keadaan satu ke keadaan yang lain. Bila sistim diisolasi dari lingkungan sehingga tak ada panas yang dapat mengalir maka perubahan yang terjadi di dalam sistim adalah perubahan adiabatik. Selama ada perubahan adiabatik, maka suhu dari sistim akan menggeser, bila reaksinya eksotermik akan naik sedangkan bila reaksinya endotermik akan turun. Bila sistim tak diisolasi dari lingkungannya, maka panas akan mengalir antara keduanya, maka bila terjadi reaksi, suhu dari sistim dapat dibuat tetap. Perubahan yang terjadi pada temperatur tetap dinamakan perubahan isotermik. Telah dikatakan, bila terjadi reaksi eksotermik atau endotermik maka pada zat-zat kimia yang terlibat akan terjadi perubahan energi potensial. Panas reaksi yang kita ukur akan sama dengan perubahan energi potensial ini. Mulai sekarang kita akan menggunakan perubahan ini dalam beberapa kuantitas sehingga perlu ditegakkan beberapa peraturan untuk menyatakan perubahan secara umum.
Simbol Δ (huruf Yunani untuk delta) umumnya dipakai untuk menyatakan perubahan kuantitas. Misalnya perubahan suhu dapat ditulis dengan ΔT, dimana T menunjukkan temperatur. Dalam praktek biasanya dalam menunjukkan perubahan adalah dengan cara mengurangi temperatur akhir dengan temperatur mula-mula.
ΔT = Takhir – Tmula-mula
Demikian juga, perubahan energi potensial
(Ep) Δ(E.P) = EPakhir – EPawal
Dari definisi ini didapat suatu kesepakatan dalam tanda aljabar untuk perubahan eksoterm dan endoterm. Dalam perubahan eksotermik, energi potensial dari hasil reaksi lebih rendah dari energi potensial pereaksi berarti EPakhir lebih rendah dari EPmula-mula. Sehingga harga ÷EP mempunyai harga negatif. Kebalikannya dengan reaksi endoterm, dimana harga ÷EP adalah positif.
Reaksi Eksoterm dan Endoterm

Peristiwa endoterm (kanan) dan eksoterm (kiri)
Reaksi Eksoterm
Pada reaksi eksoterm terjadi perpindahan kalor dari sistem ke lingkungan atau pada reaksi tersebut dikeluarkan panas. Pada reaksi eksoterm harga ΔH = negatif ( – )Contoh :
C(s) + O2(g) → CO2(g) + 393.5 kJ ;
ΔH = -393.5 kJ
Reaksi Endoterm
Pada reaksi terjadi perpindahan kalor dari lingkungan ke sistem atau pada reaksi tersebut dibutuhkan panas. Pada reaksi endoterm harga ΔH = positif ( + )Contoh :
CaCO3(s) → CaO(s) + CO2(g)- 178.5 kJ ; ΔH = +178.5 kJ
Rabu, 22 September 2010
Macam-MAcam Jaringan Komputer
Berdasarkan jarak dan area kerja, jaringam komputer dapat dibedakan menjadi tiga kelompok besar, yaitu LAN, MAN, dan WAN.
a. LAN atau Local Area Network
LAN atau Local Area Network adalah suatu jaringan komputer yang menghubungkan komputer atau worksation yang satu dengan komputer yang lain di rumah atau perkantoran. Jaraknya dibatasi sampai beberapa kilometer dan memiliki kecepatan koneksi antar 2-10 Mega byte persekon.
Jaringan LAN terbagi atas jaringan client/server dan Jaringan client/server adalah tipe jaringan yang difungsikan untuk client dan server. Komputer serrver melayani client dengan fasilitas sepeti file server, print server, web server, dan mail server. Tipe jaringan ini sangat sesuai untuk meningkatkan keamanaan data. Adapun tipe peer-to-peer adalah tipe jaringan yang memperlakukan semua komputer setara. Tidak ada yang melayani dan dilayani semua komputer bertindak sendiri-sendiri, tetapi tetap saling dapat berhubungan untuk saling sharing resources. Teknologi yang biasanya dipakai LAN adalah Ethernet, toen ring, dan FDDI.
b. MAN atau Metropolitan Area Network
MAN atau Metropoliotan Area Network pada prinsipnya sama dengan LAN, hanya saja ukuran jaringaanya lebih besar dibandingkan LAN. Jarak yang ditempuh oleh MAN ini berkisdar antara 10-50 km. MAN sangat cocok diterapkan untuk membangun jaringan antarkantor yang ketaknya berdekataan dalm kota yang sama.
c. WAN atau Wide Area Network
WAN atau Wide Area Network adalah suatu jaringan yang memiliki jarak yang luas. WAN dapat menghubungkan jaringan antarnegara bahkan benua.Komputer, printer, dan alat lainnya pada LAN dapat terhubung secara jarak jauh. Salah satu tujuan lain pembuatan WAN adalah untuk penyediaan layanan e-mail, World Wide Web, dan transfer file.
Teknologi yang biasanya dipakai WAN adalah modem, ISDN, DSL, dan Frame relay
a. LAN atau Local Area Network

Jaringan LAN terbagi atas jaringan client/server dan Jaringan client/server adalah tipe jaringan yang difungsikan untuk client dan server. Komputer serrver melayani client dengan fasilitas sepeti file server, print server, web server, dan mail server. Tipe jaringan ini sangat sesuai untuk meningkatkan keamanaan data. Adapun tipe peer-to-peer adalah tipe jaringan yang memperlakukan semua komputer setara. Tidak ada yang melayani dan dilayani semua komputer bertindak sendiri-sendiri, tetapi tetap saling dapat berhubungan untuk saling sharing resources. Teknologi yang biasanya dipakai LAN adalah Ethernet, toen ring, dan FDDI.
b. MAN atau Metropolitan Area Network

c. WAN atau Wide Area Network

Teknologi yang biasanya dipakai WAN adalah modem, ISDN, DSL, dan Frame relay
Langganan:
Postingan (Atom)